By Werda Murti. Diberdayakan oleh Blogger.

Selasa, 08 Maret 2011

Kombinasi Man Jadda Wajadda Dan Man Shabara Zhafira

Akan tiba masa ketika kita dihadang badai dalam hidup. Bisa badai di luar diri dan bisa badai di dalam diri. Badai paling dahsyat dalam sejarah manusia adalah badai jiwa, badai rohani, dan badai hati. Inilah badai perjalanan menemukan dirinya yang sejati. Inilah badai yang bisa membongkar dan mengempaskan iman, logika, kepercayaan diri, dan tujuan hidup. Akibat badai ini bisa lebih hebat dari badai ragawi. Bila badai datang, hadapi dengan iman dan sabar. Laut tenang ada untuk dinikmati dan disyukuri. Sebaliknya laut badai ada untuk ditaklukkan, bukan ditangisi. Bukankah karakter pelaut andal ditatah oleh badai yang silih berganti ketika melintas lautan tak bertepi?
Untuk menjinakkan badai hidup, mantra man jadda wajadda saja tidak cukup sakti. Antara sungguh-sungguh dan sukses itu tidak bersebelahan, tapi ada jarak. Jarak ini bisa hanya satu sentimeter, tapi bisa juga ribuan kilometer. Jarak ini bisa ditempuh dalam hitungan detik, tapi bisa juga puluhan tahun.
Jarak antara sungguh-sungguh an sukses hanya bisa diisi dengan sabar. Sabar yang aktif, sabar yang gigih, sabar yang tidak menyerah, sabar yang penuh dari pangkal sampai ujung yang paling ujung. Sabar yang bisa membuat sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin, bahkan seakan-akan itu sebuah keajaiban dan keberuntungan. Padahal keberuntungan adalah hasil kerja keras, doa dan sabar yang berlebih-lebih.
Bagaimanapun tingginya impian, dia tetap wajib dibela habis-habisan walau hidup sudah digelung oleh nestapa akut. Hanya dengan sungguh-sungguhlah jalan sukses terbuka. Tapi hanya dengan sabarlah takdir itu terkuak menjadi nyata. Dan Tuhan selalu memilihkan yang terbaik dan paling kita butuhkan. Itulah hadiah Tuhan buat hati yang kukuh dan sabar. Sabar itu awalnya terasa pahit, tetapi akhirnya lebih manis daripada madu.

kutipan kalimat dari buku "Ranah 3 Warna" di atas benar-benar telah membuka mata q, betapa selama ini yang saya lakukan dalam menghadapi badai hidup yang datang hanya dengan mengeluh dan meratapi diri. saya selalu lupa untuk bersabar dalam menghadapinya, padahal Allah SWT sendiri mengatakan dalam salah satu ayat-Nya bahwa DIA tidak akan menguji hamba-Nya di luar batas kemampuannya. mulai sekarang saya akan berusaha untuk lebih bersabar dalam menghadapi badai hidup yang datang, bersabar untuk meraih impian dengan tentunya terlebih dahulu melebihkan usaha dan menyerahkan semua hasilnya pada sang Maha Penentu, Allah Azza Wajalla...
InsyaAllah...

Man Jadda Wajadda + Man Shabara Zhafira = Kesuksesan

Senin, 07 Maret 2011

Atas Nama cinta

Atas Nama Cinta

Jika bukan karna cinta
Aq takkan berada disini...
Jika bukan karna bahagia
Aq takkan bersamamu...
Jika bukan karna kedamaian
Aq takkan jadi milikmu...
Jika bukan karna janjimu
Aq takkan pernah setia...
Jangan pernah kau benamkan
Asalmu pada yang tak bermakna...
Jangan pernah kau semaikan
Rinduq pada kekosongan hatimu...
Dan jangan pernah ucapkan janji
Bila tak sanggup kau tepati...

Minggu, 06 Maret 2011

aq, dia dan kamu

Aq, Dia dan Kamu

Yang terjadi antara aq dan dia
Adalah sepenggal cinta yang tak bermakna
Kaulah yang terakhir dari sekian cintaq
Jujur q akui tanpamu,
Malamq bagai tak berbintang
Siangq bagai tak bersurya
Pagiq bagai tak bermentari
Aq mencintaimu lebih dari yang kau tahu
Tapi kau tak pernah tahu
Baru q sadari...
Cintamu tak terbagi hanya untukq
Tapi tak terlambat bagiq
Untuk menyadari hal itu
Karna cintaq lebih kuat dari sgalanya

hadirmu

Bersamamu aq ingin ada bahagia
Bersamamu aq ingin ada cinta
Bersamamu aq ingin ada kedamaian
Bersamamu aq ingin ada kasih sayang
Hadirmu slalu q nanti
Menemani distiap malam-malamq
Bercanda, bercerita bahwa aq hanya milikmu (untukmu)
Dalam buaian aq terlelap
Dalam dekapmu aq tersanjung
Dalam tidurq kau hadir
Karna kau adalah kebahagiaanq
Andai waktu dapat q ubah
Akan q kembalikan kemasa lalu
Diman hanya ada kau dan aq
Dan disana slalu ada bahagia dan cinta

Minggu, 27 Februari 2011

Pesonamu

Stiap kali q coba tuk membencimu
Aq tak bisa,
Stiap kali q coba tuk melukaimu
Aq tak sanggup,
Stiap kali q coba tuk membunuhmu
Aq tak berdaya,
Stiap kali q coba tuk melupakanmu
Aq tersiksa....
Kau q ibaratkan dewaq
Kau q ibaratkan rajaq
Kau q ibaratkan pangeranq
Tapi...
Kau tak pernah menjadikanq
Dewimu, Ratumu ataupun Putrimu...
Seringkali kau membuatq takluk dihadapanmu
Seringkali kau membuatq menangis
Seringkali kau membuatq kecewa...
Mengapa kasih???
Pesonamu begitu kuat
Hingga air mata pun tak jua
Meluruhkan egonya hatimu...
Aq benci ketidakberdayaanq,
Aq benci dengan kekerdilanq,
Penat aq dalam kesendirianq...

Kamis, 10 Februari 2011

thx 4 all my biggest bradah n sistah

satu persatu masalah datang menghampiri....
membuat smangat ini sedikit demi sedikit mulai terkikis....
hingga nyaris membuat q putuus asa...

namun kalian tidak pernah berhenti memberi q support....
kalian tidak pernah meninggalkan q....
menumbuhkan kembali smangat q yang sudah mulai merosot...

trima kasih atas cinta kalian yang sangat besar buat q....
trima kasih karena klian slalu ada buat q....
trima kasih karena kalian tidak pernah lelah mengingatkan q sat q mulai lalai...

tetaplah seperti itu....
jangan pernah berhenti mengingatkan q...
jangan pernah meninggalkan q....
kalian amat sangat berarti buat q...

luph u more n more....
big kisses n big hugh buat kalian....^_^

Rabu, 09 Februari 2011

kebersamaan with epidholic '07

kawan2 epidholic tersayang....

hari-hari bersama kalian takkan pernah terlupakan.....

luph u all kawan2....
jgn pernah lupakan sat2 kebersamaan kita...