By Werda Murti. Diberdayakan oleh Blogger.

Selasa, 15 Maret 2011

COWOK no. 1


COWOK #1
Lembut bahasa mu
Membuatku lara hati
Tutur kata ini belum sepadan
Senyum hanya menggantung di awan...

Santun tingkah lakumu
Membuatku gundah gulana
Menentang derai kemilau bintang-bintang
Menerpa ujung-ujung yang terasa lambat
Menunggu esok untuk melihatmu kembali riang...

Elok parasmu dengan akhlak menawan
Membuatku tak sanggup berpijak
Ternyata langit tetap mengangkasa
Biru tetap biru
Bening tetap bening
Putih tetap putih
Tak tergores, tak tersentuh...

Bijak putusanmu,
Serasa membuat langkah ini gemetar
Damai turut mengiringi
Karena hanya ikhlas yang bisa
Membalas cinta dan cinta...

Semoga cowok beruntung itu
Cepat sadar akan keberuntungannya
Ataukah aku yang beruntung???
Merengkuh sayang padamu...
COWOK NOMOR 1... DI RUANG HATIKU

Dikutip dari salah satu novel karya Kinoysan. Busyet dah kata-katanya keren banget, bikin melting... hehehe

CINTA ITU KAMU


CINTA ITU KAMU...!!!

Kuasamu atas hatiku merambah belantara rindu yang tak putus-putusnya menciumi titik pengakhirannya...
Merunduk malu dalam hasrat yang bergegas tulus untuk mencintaimu selamanya...
Tak lelah menapak dalam jejak yang tertatih-tatih menuju rumah hatimu...
Hanya padamu, ku mencari segala muarauntuk bahagia yang kucercap dibibir yang tak lagi punya kata untuk memuji dan berjanji...
“Aku Cinta, Ternyata...!!!”

Minggu, 13 Maret 2011

ISTIQOMAH

ISTIQOMAH

Hidup adalah pilihan,
dan pada awalnya semua orang bangga dengan pilihannya,
tapi pada akhirnya tidak semua orang setia pada pilihannya...
saat ia sadar bahwa yang dipilih mungkin tidak sepenuhnya seperti yang diimpikannya...
karena yang tersulit dalam hidup ini bukanlah memilih, tetapi setia bertahan pada pilihannya...
sedikit waktu mungkin sudah cukup untuk menentukan pilihan tersebut...
mungkin harus menghabiskan sisa usia yangn dimiliki...
seperti itulah...
satu kata yang begitu mudah diucapkan, tapi begitu berat untuk diamalkan...
“ISTIQOMAH”

Selasa, 08 Maret 2011

Kombinasi Man Jadda Wajadda Dan Man Shabara Zhafira

Akan tiba masa ketika kita dihadang badai dalam hidup. Bisa badai di luar diri dan bisa badai di dalam diri. Badai paling dahsyat dalam sejarah manusia adalah badai jiwa, badai rohani, dan badai hati. Inilah badai perjalanan menemukan dirinya yang sejati. Inilah badai yang bisa membongkar dan mengempaskan iman, logika, kepercayaan diri, dan tujuan hidup. Akibat badai ini bisa lebih hebat dari badai ragawi. Bila badai datang, hadapi dengan iman dan sabar. Laut tenang ada untuk dinikmati dan disyukuri. Sebaliknya laut badai ada untuk ditaklukkan, bukan ditangisi. Bukankah karakter pelaut andal ditatah oleh badai yang silih berganti ketika melintas lautan tak bertepi?
Untuk menjinakkan badai hidup, mantra man jadda wajadda saja tidak cukup sakti. Antara sungguh-sungguh dan sukses itu tidak bersebelahan, tapi ada jarak. Jarak ini bisa hanya satu sentimeter, tapi bisa juga ribuan kilometer. Jarak ini bisa ditempuh dalam hitungan detik, tapi bisa juga puluhan tahun.
Jarak antara sungguh-sungguh an sukses hanya bisa diisi dengan sabar. Sabar yang aktif, sabar yang gigih, sabar yang tidak menyerah, sabar yang penuh dari pangkal sampai ujung yang paling ujung. Sabar yang bisa membuat sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin, bahkan seakan-akan itu sebuah keajaiban dan keberuntungan. Padahal keberuntungan adalah hasil kerja keras, doa dan sabar yang berlebih-lebih.
Bagaimanapun tingginya impian, dia tetap wajib dibela habis-habisan walau hidup sudah digelung oleh nestapa akut. Hanya dengan sungguh-sungguhlah jalan sukses terbuka. Tapi hanya dengan sabarlah takdir itu terkuak menjadi nyata. Dan Tuhan selalu memilihkan yang terbaik dan paling kita butuhkan. Itulah hadiah Tuhan buat hati yang kukuh dan sabar. Sabar itu awalnya terasa pahit, tetapi akhirnya lebih manis daripada madu.

kutipan kalimat dari buku "Ranah 3 Warna" di atas benar-benar telah membuka mata q, betapa selama ini yang saya lakukan dalam menghadapi badai hidup yang datang hanya dengan mengeluh dan meratapi diri. saya selalu lupa untuk bersabar dalam menghadapinya, padahal Allah SWT sendiri mengatakan dalam salah satu ayat-Nya bahwa DIA tidak akan menguji hamba-Nya di luar batas kemampuannya. mulai sekarang saya akan berusaha untuk lebih bersabar dalam menghadapi badai hidup yang datang, bersabar untuk meraih impian dengan tentunya terlebih dahulu melebihkan usaha dan menyerahkan semua hasilnya pada sang Maha Penentu, Allah Azza Wajalla...
InsyaAllah...

Man Jadda Wajadda + Man Shabara Zhafira = Kesuksesan

Senin, 07 Maret 2011

Atas Nama cinta

Atas Nama Cinta

Jika bukan karna cinta
Aq takkan berada disini...
Jika bukan karna bahagia
Aq takkan bersamamu...
Jika bukan karna kedamaian
Aq takkan jadi milikmu...
Jika bukan karna janjimu
Aq takkan pernah setia...
Jangan pernah kau benamkan
Asalmu pada yang tak bermakna...
Jangan pernah kau semaikan
Rinduq pada kekosongan hatimu...
Dan jangan pernah ucapkan janji
Bila tak sanggup kau tepati...

Minggu, 06 Maret 2011

aq, dia dan kamu

Aq, Dia dan Kamu

Yang terjadi antara aq dan dia
Adalah sepenggal cinta yang tak bermakna
Kaulah yang terakhir dari sekian cintaq
Jujur q akui tanpamu,
Malamq bagai tak berbintang
Siangq bagai tak bersurya
Pagiq bagai tak bermentari
Aq mencintaimu lebih dari yang kau tahu
Tapi kau tak pernah tahu
Baru q sadari...
Cintamu tak terbagi hanya untukq
Tapi tak terlambat bagiq
Untuk menyadari hal itu
Karna cintaq lebih kuat dari sgalanya

hadirmu

Bersamamu aq ingin ada bahagia
Bersamamu aq ingin ada cinta
Bersamamu aq ingin ada kedamaian
Bersamamu aq ingin ada kasih sayang
Hadirmu slalu q nanti
Menemani distiap malam-malamq
Bercanda, bercerita bahwa aq hanya milikmu (untukmu)
Dalam buaian aq terlelap
Dalam dekapmu aq tersanjung
Dalam tidurq kau hadir
Karna kau adalah kebahagiaanq
Andai waktu dapat q ubah
Akan q kembalikan kemasa lalu
Diman hanya ada kau dan aq
Dan disana slalu ada bahagia dan cinta