By Werda Murti. Diberdayakan oleh Blogger.

Selasa, 02 Februari 2016

Mencintai Kehilangan

Hai apa kabar Tuan?
Iya kamu Tuan yang selama ini menguasai seluruh ruang di hatiku

Apa kabar Tuan?
Iya kamu Tuan yang selama ini selalu mengisi mimpi-mimpiku

Apa kabar Tuan?
Iya kamu Tuan yang selama ini selalu kurindukan

Maafkan aku Tuan jika baru sekarang aku bisa merelakanmu
Maafkan aku Tuan jika baru sekarang aku bisa mengikhlaskanmu
Maafkan aku Tuan jika baru sekarang aku bisa melepaskanmu

Tapi sebelumnya izinkan aku mengatakan sesuatu padamu Tuan
Izinkan aku untuk menumpahkan semua yang selama ini aku pendam Tuan

Tahukah kamu Tuan betapa aku sangat merindukanmu?
Tahukah kamu Tuan seberapa besar perasaan yang aku pendam untukmu selama ini?
Tahukah kamu Tuan apa saja yang sudah aku lakukan untukmu?
Tahukah kamu Tuan betapa aku mengharapkanmu selama ini?

Aku yakin kamu tak tahu Tuan
Karena aku memang tak pernah memberi tahumu
Aku memang berusaha keras selama ini agar kamu tak tahu

Aku hanya tidak ingin merubah semuanya Tuan
Aku hanya takut kamu menjauh dariku Tuan
Aku hanya takut hubungan kita berubah karenanya

Aku terlalu nyaman dengan hubungan kita selama ini
Aku terlalu nyaman hanya dengan menjadi sahabatmu saja Tuan
Aku terlalu nyaman hanya dengan memandangmu dari jauh
Aku terlalu nyaman hanya dengan obrolan-obrolan singkat kita meskipun hanya sebatas obrolan di grup

Maafkan aku Tuan
Kini biarkan aku untuk melepaskanmu
Biarkan aku untuk merelakanmu
Biarkan aku untuk mengikhlaskamu

Mungkin ini adalah jalan yang terbaik untuk kita Tuan
Karena aku Tahu kamu kini telah menemukan kebahagiaanmu
Jadi biarkan aku kali ini juga mengejar kebahagiaanku sendiri

Bukan Tuan, Bukan salahmu Tuan
Bukannya aku selama ini tidak bahagia
Hanya saja selama ini aku selalu berharap bahagiaku adalah bersamamu
Namun kali ini aku memilih bahagiaku tanpa dirimu

Maafkan aku Tuan
Terima kasih atas perasaan ini
Terima kasih karena telah menjadi cinta pertamaku
Terima kasih karena sudah mengajarkanku arti cinta, kesetiaan dan keikhlasan

Terima kasih My Dhy

Makassar, 3 Februari 2016

0 komentar:

Posting Komentar