By Werda Murti. Diberdayakan oleh Blogger.

Sabtu, 30 April 2016

Lelaki Bermotor Merah


Tak sengaja beberapa hari yang lalu aku melihat foto-foto yang kamu upload di akun sosial mediamu, kemudian tiba-tiba saku tersadar betapa berbedanya kehidupan yang kita jalani TUAN. Kehidupanmu amat sangat jauh dari jangkauanku.

Kesadaran itu lalu membuatku berpikir, mungkin itulah sebabnya kenapa sang khalik tak jua mempersatukan kita berdua. Bukan, bukan karena kau tak baik TUAN. Hanya saja, aku yang tidak bisa menyeimbangkan diri denganmu. Aku yang tidak bisa memantaskan diri denganmu. Dengan kehidupanmu yang bak langit dan bumi dengan kehidupanku. Gaya hidupmu, pergaulanmu dan semua tentang dirimu tak sanggup kuikuti.

Aku memilih pergi TUAN. Bukan karena kau tak baik, tapi aku yang tak cukup percaya diri mendampingimu. Aku yang tak cukup percaya diri untuk bersanding denganmu.

Aku memilih pergi TUAN. Bukan karena tak cinta, bukan karena tak sayang, pun bukan karena aku tak lagi mengharapkanmu. Cinta, sayang dan harapanku masih tertuju padamu TUAN, bahkan hingga saat ini. Tapi apalah daya ini, yang hanya mampu memandangmu dari jauh sambil terus berharap dan berdoa akan kebahagiaanmu.



Makassar, 20 April 2016
To My Dhy #25D

Selasa, 12 April 2016

Mesin Waktu



Akankah seseorang menemukan mesin waktu?

Kau tahu dhy, aku ingin kembali ke tahun 1999, dimana kamu pertama kali muncul entah dari mana dan menyita semua perhatianku. Aku ingin kamu tahu, saat itu aku telah mulai merasakannya. Perasaan yang dulu sama sekali tak dapat ku definisikan.

Akankah seseorang menemukan mesin waktu?

Kamu tahu dhy aku selalu ingin kembali ke tahun 2008, saat pertama kali kita bertemu lagi setelah terpisah bertahun-tahun. Aku ingin kamu tahu, aku masih menyimpan perasaan itu terhadapmu. Perasaan yang kini telah dapat ku artikan sebagai cinta.

Akankah seseorang menemukan mesin waktu?

Kamu tahu dhy, aku sangat ingin kembali ke tahun-tahun kanak-kanakku, atau masa-masa remajaku, atau kapan saja : menghitung kembali semua pilihan dan keputusan, mengubah semua yang terjadi diantara kita.

Akankah seseorang menemukan mesin waktu?

Kamu tahu dhy, jika aku memang tidak bisa mengubah semua yang terjadi diantara kita, paling tidak izinkan aku kembali agar dapat mencatat semuanya, detail-detail kejadian yang pernah kita lalui bersama, saat-saat bahagia maupun sedih kita. Aku ingin mencatat dan mengingatnya semua sebagai kenangan yang paling berharga.

Akankah seseorang menemukan mesin waktu?

Aku ingin mencuri cinta dari pandangan pertamamu dhy.


Makassar, 12 April 2016
For my dhy

Inspired by Fahd Pahdepie dalam buku Jodoh

Rabu, 17 Februari 2016

J I K A

Apa yang tebersit dalam hatimu saat kaki sudah menjejak di masa sekarang, tetapi sebuah ingin masih tertinggal di masa lalu?
Kau mungkin berharap semesta mengulang jika...

Apa yang memenuhi harapmu saat melihat esok masih tertinggal dan gelap tak mampu kau kira?
Kau mungkin mendamba banyak jika...
Jika, dan hanya jika

Kutipan novel diatas pasti seringkali terjadi pada kita semua
Pun demikian denganku

Jika saja 15 tahun yang lalu saya tidak memilih sekolah yang berbeda denganmu, akankah cerita kita berbeda saat ini?

Jika saja 14 tahun yang lalu saya bisa menerka maksudmu menelponku tiba-tiba hanya untuk menyapaku saja, akankah terjadi sesuatu diantara kita?

Jika saja 13 tahun yang lalu saya tidak memilih menghindarimu saat berpapasan disuatu kegiatan, akankah keadaannya berubah?

Jika saja 11 tahun yang lalu saya tidak meninggalkan lokasi bazar itu, akankah ada kesempatan bagi kita?

Jika saja 9 tahun yang lalu kamu tidak memilih kampus yang berbeda denganku, akankah kita bisa bersama?

Jika, dan hanya jika


Makassar, 17 Pebruari 2016
In my room
To My Dhy #25D
@DedeLumoet

Rabu, 10 Februari 2016

A Coincidence


Percayakah kalian pada sebuah kebetulan?
Percayakah kalian pada sebuah ketidaksengajaan?


Ya,
Aku percaya


Berkali-kali kita dipertemukan oleh sebuah kebetulan
Berkali-kali kita dipertemukan oleh sebuah ketidaksengajaan


Entah itu ketika kebetulan kita berada ditempat yang sama
Entah itu ketidaksengajaan kita memakai warna baju yang sama


Atau seperti saat ini kebetulan saat aku selesai mengupload foto di salah satu sosial media, tiba-tiba seseorang menghubungiku dan membicarakanmu


Makassar, 10 Pebruari 2016
@DedeLumoet

Selasa, 09 Februari 2016

Ketika semua tiba-tiba menjadi tidak mudah


Entah kenapa tiba-tiba sangat ingin membahas tentang salah satu karakter dalam salah satu drama korea yang pernah saya tonton.
Bukan, bukan karena saya "kata orang gagal move on", tapi entahlah kenapa tiba-tiba saja tergoda untuk membahasnya.
Mungkin karena mendengar curhatan salah satu kawan senja tadi.

Yap, dia adalah kim junghwan, salah satu tokoh yang digambarkan sebagai sosok lelaki yang selalu dipenuhi keragua-raguan dalam menunjukkan perasaannya kepada sang pujaan hati. Dalam drama tersebut, dikisahkan bahwa junghwan diam-diam menaruh hati kepada sahabatnya yang sudah bersama selama 20 tahun. Tapi junghwan tidak pernah berani dalam menunjukkan perasaannya terhadap wanita tersebut. Berkali-kali kesempatan datang menghampirinya namun selalu saja disia-siakan olehnya, sampai suatu ketika dia berhasil mengungkapkan perasaannya terhadap sang wanita namun belum lagi sempat diberi jawaban junghwan sudah terlanjur menarik kembali ucapannya. (Adegan yang membuat hampir semua penonton naik pitam)

Jujur, juga sempat membuat emosiku campur aduk. Namun satu hal yang saya dapat simpulkan dari drama ini, dari karakter junghwan. Tidak pernah ada yang mudah terlebih dalam hubungan antara laki-laki dan perempuan.

Ketika kita jatuh cinta, semua hal akan terasa sulit. Bahkan hal-hal remeh sekalipun dapat membuat kita sangat berhati-hati dalam bertindak. Terlebih lagi jika kita jatuh cinta terhadap orang yang selalu bersama dengan kita, seseorang yang kita sebut sahabat. Seketika semua jadi tidak mudah. Kita akan lebih berhati-hati dalam bertindak dan mengambil keputusan, karena jika salah melangkah bukan hanya kita akan kehilangan orang yang kita cintai melainkan kita juga dapat kehilangan orang yang selalu ada buat kita.

Jadi jangan pernah menjudge orang-orang yang tidak berani mengungkapkan perasaannya. Bisa jadi dalam hatinya sedang terjadi pergolakan yang sangat hebat. Who knows?

Makassar, 9 Pebruari 2016

Selasa, 02 Februari 2016

Mencintai Kehilangan

Hai apa kabar Tuan?
Iya kamu Tuan yang selama ini menguasai seluruh ruang di hatiku

Apa kabar Tuan?
Iya kamu Tuan yang selama ini selalu mengisi mimpi-mimpiku

Apa kabar Tuan?
Iya kamu Tuan yang selama ini selalu kurindukan

Maafkan aku Tuan jika baru sekarang aku bisa merelakanmu
Maafkan aku Tuan jika baru sekarang aku bisa mengikhlaskanmu
Maafkan aku Tuan jika baru sekarang aku bisa melepaskanmu

Tapi sebelumnya izinkan aku mengatakan sesuatu padamu Tuan
Izinkan aku untuk menumpahkan semua yang selama ini aku pendam Tuan

Tahukah kamu Tuan betapa aku sangat merindukanmu?
Tahukah kamu Tuan seberapa besar perasaan yang aku pendam untukmu selama ini?
Tahukah kamu Tuan apa saja yang sudah aku lakukan untukmu?
Tahukah kamu Tuan betapa aku mengharapkanmu selama ini?

Aku yakin kamu tak tahu Tuan
Karena aku memang tak pernah memberi tahumu
Aku memang berusaha keras selama ini agar kamu tak tahu

Aku hanya tidak ingin merubah semuanya Tuan
Aku hanya takut kamu menjauh dariku Tuan
Aku hanya takut hubungan kita berubah karenanya

Aku terlalu nyaman dengan hubungan kita selama ini
Aku terlalu nyaman hanya dengan menjadi sahabatmu saja Tuan
Aku terlalu nyaman hanya dengan memandangmu dari jauh
Aku terlalu nyaman hanya dengan obrolan-obrolan singkat kita meskipun hanya sebatas obrolan di grup

Maafkan aku Tuan
Kini biarkan aku untuk melepaskanmu
Biarkan aku untuk merelakanmu
Biarkan aku untuk mengikhlaskamu

Mungkin ini adalah jalan yang terbaik untuk kita Tuan
Karena aku Tahu kamu kini telah menemukan kebahagiaanmu
Jadi biarkan aku kali ini juga mengejar kebahagiaanku sendiri

Bukan Tuan, Bukan salahmu Tuan
Bukannya aku selama ini tidak bahagia
Hanya saja selama ini aku selalu berharap bahagiaku adalah bersamamu
Namun kali ini aku memilih bahagiaku tanpa dirimu

Maafkan aku Tuan
Terima kasih atas perasaan ini
Terima kasih karena telah menjadi cinta pertamaku
Terima kasih karena sudah mengajarkanku arti cinta, kesetiaan dan keikhlasan

Terima kasih My Dhy

Makassar, 3 Februari 2016

Sabtu, 11 Mei 2013

Karna DIA !!!

Karna DIA adalah pengaruh terpenting buatku,
sekeras apapun usahaku buat membatukan diri,
tetap saja semua tentangnya tetap membawa pengaruh buatku,
entah sampai kapan detak itu kan tetap menjadi miliknya?

Aku sendiri bahkan tidak tahu kapan aku bisa bersikap biasa saja terhadap smua tentangnya?
Bagaimana aku dapat menjawab dengan santai stiap ada yang bertanya atau menyebut namanya?

Kata orang waktu adalah obat paling mujarab buat semua kenangan, tapi tidak buatku.
Waktu tidak pernah membuatku benar-benar bisa mengenyahkannya dari hidupku.
Waktu hanya mampu membuatku sedikit berpaling darinya.
Yah memang hanya sedikit karna bayangnya selalu muncul lagi secara tiba-tiba tanpa aku mampu untuk menghalanginya.